Latar Belakang

Cerita Awalnya Pasta Kangen

Merasakan keprihatinan semakin banyaknya para investor sub forum bisnis kaskus.co.id yang kecewa karena terjerumus kedalam investasi bodong yang penuh tipu menipu baik menipu secara langsung maupun dengan skema ponzi membuat seorang entrepreneur yang bernama Venji Hernando tergerak untuk meminimalisir permasalahan tersebut dengan cara mengajak para kaskuser untuk membangun usaha dan mengelola uangnya sendiri dalam sebuah komunitas bisnis, tentunya dengan bimbingan dari manajemen komunitas agar terhindar dari bentuk investasi bodong atau investasi yang penuh tipu menipu seperti yang kita ketahui selama ini disitus tercinta kaskus.co.id.

Disisi lain, kekecewaan pada tingginya harga franchise fee membuat banyak calon pengusaha dengan modal terbatas menjadi gagal berwalaba, belum lagi ditambah commitment fee, operational fee dan sejenisnya yang membuat pengeluaran menjadi bengkak duluan padahal keuntungan belum juga ketahuan. Setelah itu mitra harus terjerat dengan royalty fee yang besar karna diambil dari omset tanpa peduli kerugian bahan baku yang dialami mitra, dan bahan bakunya pun harus diwajibkan membeli ke Franchisor meski harga dipasaran jauh lebih murah. Tidak berhenti sampai disitu, mitra hanya boleh menjual produk yang pewaralaba jual alias tidak diperbolehkan menambah menu lainnya. bagaimana nasib bisnis mitra bila menu yang ditawarkan tidak sesuai dengan selera konsumen yang ada dilokasi..? bagaimana jika tren menu tersebut sudah habis dan mulai minim peminat..? apakah bangkrut menjadi jawaban pasti bagi mitra..? padahal kita semua mengerti, bahwa semakin banyak menu yang berpotensi tentu akan semakin banyak omset.

Dan yang terakhir, menemukan berbagai kegagalan para pengusaha kecil yang kalah dalam persaingan bisnis kuliner melawan pengusaha besar, membuat kami mencari solusi nyata dengan cara menciptakan komunitas bisnis ini untuk mengajak para pengusaha kecil bergabung melebur menjadi satu dalam sebuah keluarga besar komunitas bisnis. Secara logika pengusaha kecil tentu tidak akan dengan mudah memenangi persaingan menghadapi pengusaha besar. selain kalah kelas, kita tentu bisa melihat dengan jelas bahwa kondisi tersebut adalah persaingan yang tidak sepadan, tapi kondisi ini akan menjadi berbeda jika pengusaha kecil bergabung menjadi satu untuk memenangkan persaingan dengan cara bersinergi demi kesuksesan kita bersama.